ya, saya ini intelektual muda yang seharusnya menggunakan cara-cara intelek untuk mengeluarkan pendapatnya. tapi terkadang seorang intelek pun memiliki hati yang dibalut logika untuk memahami sesuatu yang cukup absurd. tidak hanya untuk menyampaikan pendapat, tetapi juga untuk memaknai sebuah kejadian menjadi sangat sulit ketika apa yang kita harapkan tidak terjadi.
saya tidak ingin terjebak dengan paradigma sosial yang mengedepankan pendapat orang banyak dalam menghakimi sebuah kebenaran. saya tidak ingin menjadi plankton yang hanyut kesana kemari mengikuti arus kuat, saya ingin menjadi ikan paus yang tidak tergoyahkan sekuat apapun badainya, jika dia sudah memiliki tujuan maka tidak akan ada yang bisa menghalangi.
SAYA INI INTELEKTUAL MUDA!
*ditulis waktu lagi kesel gara2 merasa dipermainkan oleh kampus*

0 komentar:
Post a Comment